Skip to main content

Apa Alasan dan Cara Berhenti Donasi UNICEF


Apa Alasan dan Cara Berhenti Donasi UNICEF Jakarta (5/11) Selamat buat Anda yang saat ini telah menjadi donatur tetap rutin perbulan di Unicef. Oh ya, bagi Anda yang melakukan donasi menggunakan kartu kredit pastinya kartu kredit tersebut memiliki masa berlaku.

Cara berhenti donasi unicef, menjadi bahan artikel menarik di seluruh halaman media sosial blog, forum, dan lain sebagainya. Karena setiap donatur menghadapi problem yang sama, yaitu menggunakan metode transaksi donasi menggunakan autodebet kartku kredit.

Terlebih yang menjadi pembahasan utama kali ini cara berhenti donasi unicef, dengan kartu kredit yang memiliki masa berlaku. Jadi memang harus stop dulu tagihan donasi untuk dapat melanjutkan tagihan donasi bulanan lagi. Saya kira ini lebih aman, dibandingkan harus dialihkan ke tagihan kartu kredit lain yang Anda miliki.

Atau mungkin ada juga yang memiliki pemikiran yang sama yaitu beralih ke tagihan kartu kredit lainya, dengan pertimbangan biaya admin yang cukup murah.

Seperti yang kita ketahui, bahwa untuk mengaktifkan kartu kredit, perlu beberapa waktu proses kerja agar kartu kredit kita dapat dikirim ke rumah. Kalau Anda ingin sedikit repot, memang bisa sih langsung datang ke bank penerbit kartu kredit dan mengaktifkan kartu kredit yang baru.

Masa aktivasi kartu kredit tersebut, tentu mengharuskan donatur Unicef menghentikan donasi sementara waktu untuk menghindari tagihan di kartu sebelumnya. Jika sudah aktif, baru bisa mendaftarkan diri sebagi donatur aktif kembali.

Tidak hanya memberikan informasi cara berhenti donasi unicef, dengan artikel ini Anda juga dapat informasi bagaimana mengurus pergantian data kartu kredit.

Sepatah Kata Unicef

Buat kalian yang belum tahu unicef nih, maira juga pengen cerita dikit terkait organisasi kemanusiaan ini. Jadi Unicef itu sebuah organisasi kemanusiaan yang didirikan oleh PBB dengan tujuan untuk memberikan bantuan dan kesejahteraan anak-anak di negara-negara berkembang.

Menarinya di negara kita Indonesia, Unicef telah ada sejak tahun 1948 yang pada saat itu memiliki fokus pada bantuan kemanusiaan darurat di pulau lombok.

Jadi dengan usia memang sangatlah lama sekali Unicef berada di negera kita Indonesia. Dalam usia unicef memang sudah terbilang cukup tua yaitu kurang lebih 71 tahun.

Cita-Cita Mulia?

Terlihat jelas sekali bahwa cita-cita Unicef mewakili suara seluruh negara-negara di dunia ini, untuk memberikan bantuan dan kesejaheraan bagi anak-anak dan perempuan yang memerlukan pertolongan segera. 

Anda yang tertarik dan ingin berkontribusi dalam memberikan dana bantuan bisa donasi dan mendaftarkan diri secara online di  https://www.supportunicefindonesia.org. 

Di halaman situs tersebut terdapat 2 metode pembayaran donasi yaitu dengan cara harian 1 kali, atau bulananan rutin.

Nominal donasi UNICEF
Di website Unicef, terdapat pilihan nominal donasi. Anda dapat memilih salah satu nominal donasi sesuai dengan kemampuan atau keinginanmu sendiri. Pilihanya yaitu ada yang 150 ribu sama dengan Anda telah menyumbang gizi satu anak selama kurang lebih 1 minggu dan 300 ribu sama dengan Anda telah turut memberikan sumbangan kepada anak yang membutuhkan gizi selama dua minggu. 

Nah ada juga nih, pilihan donasi 500 ribu yang setara menyumbang kebutuhan gizi satu anak selama satubulan dan 1 juta setara dengan memberikan asupan gizi anak yang mengalami gizi buruk. Nah dengan pilihan nominal tersebut, silahkan dipilih nominal sumbangan yang ingin kamu berikan.

Cara Berhenti Donasi Unicef Karena Perpindahan Data Kartu Kredit

Alasan dan cara berhenti donasi unicef:
  1. Hubungi pihak unicef, bahwa terjadi perubahan data kartu kredit di tagihan selanjutnya apakah perlu daftar dari awal, atau hanya pembaharuan data tagihan bulanan.
  2. Anda dapat menghubungi via Telepon : (021) 8066 2100 atau email ids.donorlove@unicef.org
  3. Selain itu juga bisa datang langsung ke lokasi kantor cabang unicef
Demikian informasi apa alasn dan cara berhenti donasi Unicef. Semoga dapat memberikan manfaat.

Baca Referensi Lain : Halodoc Konsultasi Dokter 
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar